Ayoo Lihat Blog Saya

Tulisan-tulisan yang saya cantumkan ini adalah hasil dari beberapa pemikiran saya dan juga hasil dari searching dari beberapa situs.

Kamis, 31 Maret 2011

Prinsip Dasar dan Metode Kepramukaan



Prinsip Dasar Kepramukaan dan Metode Kepramukaan


Pendidikan kepramukaan adalah proses pendidikan yang praktis, di luar lingkungan sekolah dan di luar lingkungan keluarga yang dilakukan di alam terbuka dalam bentuk kegiatan yang menarik,menantang, menyenangkan, sehat, teratur dan terarah dengan menerapkan Prinsip Dasar kepramukaan dan Metode Kepramukaan, yang sasaran akhirnya adalah terbentuknya watak kepribadian dan akhlak mulia.
Gerakan Pramuka mendidik kaum muda Indonesia dengan Prinsip Dasar Kepramukaan dan Metode Kepramukaan yang pelaksanaannya diserasikan dengan keadaan, kepentingan dan perkembangan bangsa dan masyarakat Indonesia agar menjadi manusia Indonesia yang lebih baik, dan anggota masyarakat Indonesia yang berguna bagi pembangunan bangsa dan negara.

Prinsip Dasar Kepramukaan
(1)    Prinsip Dasar Kepramukaan adalah:
a.  Iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
b.  Peduli terhadap bangsa dan tanah air, sesama hidup dan alam seisinya.
c.  Peduli terhadap diri pribadi.
d.  Taat kepada Kode Kehormatan Pramuka.
(2)    Prinsip dasar kepramukaan sebagai norma hidup sebagai anggota Gerakan Pramuka, ditanamkan dan ditumbuhkembangkan kepada setiap peserta didik melalui proses penghayatan oleh dan untuk diri pribadi dengan bantuan para Pembina, sehingga pelaksanaan dan pengalamannya dapat dilakukan dengan inisiatif sendiri, penuh kesadaran, kemandirian, kepedulian, tanggungjawab serta keterikatan moral, baik sebagai pribadi maupun sebagai anggota masyarakat.
(3)    Pada hakekatnya anggota Gerakan Pramuka wajib menerima Prisip Dasar Kepramukaan, dalam arti:
a.  Menaati perintah Tuhan Yang Maha Esa dan menjauhi laranganNya serta beribadah sesuai tata cara dari agama yang dipeluknya.
b.  Memiliki kewajiban untuk menjaga dan melestarikan lingkungan sosial, memperkokoh persatuan, serta menerima kebinekaan dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.
c.  Memerlukan lingkungan hidup yang bersih dan sehat agar dapat menunjang dan memberikan kenyamanan dan kesejahteraan hidup dan karenanya setiap anggota Gerakan Pramuka wajib peduli terhadap lingkungan hidup dengan cara menjaga, memelihara dan menciptakan kondisi yang lebih baik.
d.  Mengakui bahwa manusia tidak hidup sendiri, melainkan hidup bersama berdasarkan prinsip peri-kemanusiaan yang adil dan beradab dengan makhluk lain ciptaan Tuhan, khususnya dengan sesama manusia.
e.  Memahami prinsip diri pribadi untuk dikembangkan dengan cerdas guna kepentingan masa depan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Metode Kepramukaan
Adalah suatu  cara memberikan pendidikan watak kepada peserta didik melalui kegiatan kepramukaan. Pendidikan kepramukaan merupakan proses belajar mandiri yang progresif bagi kaum muda untuk mengembangkan diri pribadi seutuhnya, meliputi aspek mental, moral, spiritual, emosional, sosial, intelektual dan fisik, baik bagi individu maupun sebagai anggota masyarakat maka dibutuhkan suatu Metoda /ketentuan khusus yang kita sebut Metoda Kepramukaan.
Metode Kepramukaan pada hakekatnya tidak dapat dilepaskan dari Prinsip Dasar Kepramukaan yang keterkaitanya keduanya terletak pada pelaksanaan Kode Kehormatan Pramuka. PDK (Prinsip Dasar Kepramukaan) dan MK (Metode Kepramukaan ) harus dilaksanakan secara terpadu, keduanya harus berjalan seimbang dan saling melengkapi. Setiap unsur pada Metode Kepramukaan merupakan subsistem tersendiri yang memiliki fungsi pendidikan spesifik, yang secara bersama-sama dan keseluruhan saling memperkuat dan menunjang tercapainya tujuan pendidikan kepramukaan.
Metode kepramukaan merupakan salah cara belajar interaktif progresif melalui:
a.  Pengamalan Kode Kehormatan Pramuka.
b.  Belajar sambil melakukan.
c.  Sistem beregu.
d.  Kegiatan yang menantang dan menarik serta mengandung pendidikan yang sesuai dengan perkembangan rohani dan jasmani anggota muda.
e.  Kegiatan di alam terbuka.
f.   Kemitraan dengan anggota dewasa dalam setiap kegiatan.
g.  Sistem tanda kecakapan.
h.  Sistem satuan terpisah untuk putra dan untuk putri.
i.    Kiasan dasar.

Kesimpulan :
a.     PDK dan MK merupakan ciri khas yang membedakan kepramukaan dari pendidikan lain.
b.     PDK dan MK merupaka dua unsur proses pendidikan terpadu yang harus diterapkan dalam setiap kegiatan.
c.     PDK dan MK dilaksanakan sesuai dengan kepentingan, kebutuhan situasi dan kondisi masyarakat.

Lambang Gerakan Pramuka

Lambang gerakan pramuka adalah tanda pengenal tetap yang mengkiaskan cita-cita setiap anggota Gerakan Pramuka.
                Lambang tersebut diciptakan oleh Bapak Soehardjo Admodipura, seorang pembina Pramuka yang aktif bekerja di lingkungan Departemen Pertanian dan kemudian digunakan sejak 16 Agustus 1961. Lambang ini ditetapkan dengan Surat Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka No. 06/KN/72 tahun 1972.

Bentuk dan Arti Kiasan
                Bentuk lambang gerakan pramuka itu adalah Silhouette tunas kelapa. Arti kiasan lambang gerakan pramuka :
1.Buah nyiur dalam keadaan tumbuh dinamakan cikal, dan istilah cikal bakal di Indonesia berarti penduduk asli yang pertama, yang menurunkan generasi baru. Jadi lambang buah nyiur yang tumbuh itu mengkiaskan bahwa tiap anggota pramuka merupakan inti bagi kelangsungan hidup bangsa Indonesia.
2.Buah nyiur dapat bertahan lama dalam keadaan yang bagaimanapun juga. Jadi lambang itu mengkiaskan bahwa tiap anggota pramuka adalah seorang yang rohaniah dan jasmaniah sehat, kuat, dan ulet serta besar tekadnya dalam menghadapi segala tantangan dalam hidup dan dalam menempuh segala ujian dan kesukaran untuk mengabdi pada tanah air dan bangsa Indonesia.
3.Nyiur dapat tumbuh dimana saja, yang membuktikan besarnya daya upaya dalam menyesuaikan diri dalam mesy dimana dia berada dan dalam keadaan bagaimanapun juga.
4.Nyiur tumbuh menjulang lurus ke atas dan merupakan salah satu pohon yang tertinggi di Indonesia. Jadi lambang itu mengkiaskan bahwa tiap pramuka mempunyai cita-cita yang tinggi dan lurus, yakni yang mulia dan jujur, dan dia tetap tegak tidak mudah diombang-ambingkan oleh sesuatu.
5.Akar nyiur tumbuh kuat dan erat di dalam tanah. Jadi lambang itu mengkiaskan tekad dan keyakinan tiap pramuka yang berpegang pada dasar-dasar dan landasan-landasan yang baik, benar, kuat dan nyata ialah tekad dan keyakinan yang dipakai olehnya untuk memperkuat diri guna mencapai cita-citanya.
6.Nyiur adalah pohon yang serba guna dari ujung atas hingga akarnya. Jadi lambang itu mengkiaskan bahwa tiap pramuka adalah manusia yang berguna, dan membaktikan diri dan kegunaannya kepada kepentingan tanah air, bangsa dan negara Republik Indonesia serta kepada umat manusia.

Penggunaan Lambang
Lambang gerakan pramuka dapat digunakan pada panji, bendera, papan nama kwartir dan satuan, tanda pengenal administrasi gerakan pramuka. Penggunaan tersebut dimaksudkan sebagai alat pendidikan untuk mengingatkan dan meningkatkan kegiatan gerakan pramuka sesuai dengan kiasan yang ada pada lambang gerakan pramuka tersebut.

Poster SBY Pramuka

Warna dan Arti Kiasan Tanda Kecakapan Umum ( TKU )


Warna dan Arti Kiasan Tanda Kecakapan Umum ( TKU )
 
a. Kelopak bunga kelapa yang mulai merekah, menggambarkan pertumbuhan tanaman, mengibaratkan Pramuka Siaga yang sedang tumbuh menjadi tunas calon bangsa.
b. kelopak bunga diletakkan miring, menggambarkan bunga kelapa yang selalu memperlihatkan sudut miring terhadap batang pohonnya, mengibaratkan keterikatan Pramuka Siaga dengan keluarga dan orang tuanya.
c. Mayang terurai bertangkai tiga buah, menggambarkan bunga yang sudah mulai berkembang, indah dan menarik, mengibaratkan Pramuka Penggalang yang riang, lincah dan bersikap menarik, sebagai calon tunas bangsa yang sedang berkembang, menggladi dirinya dengan jiwa Pramuka yang berlandaskan pada Trisatya.
d. Mayang terurai yang mekar ke samping, mengibaratkan makin terbukanya pandangan Pramuka Penggalang, dan menerima pengaruh yang baik dari lingkungan sekitarnya.
e. Bintang bersudut lima mengibaratkan Ketuhanan Yang Mahaesa dan Pancasila.
f. Dua buah tunas kelapa yang berpasangan mengibaratkan keselarasan dan kesatuan gerak Pramuka Penegak dan Pandega, putera dan puteri, yang sedang membina dirinya sebagai mahluk pribadi, mahluk sosial dan mahluk Tuhan, menuju cita-cita bangsa yang tinggi, setinggi bintang di langit, untuk kemudian mengabdikan dirinya ke dalam dank e luar organisasi Gerakan Pramuka.
g. Tanda Penegak Bantara, Penegak Laksana dan Pandega diletakkan di atas pundak kiri dan kanan, mengibaratkan pemberian tanggung jawab yang tidak ringan yang dipikulnya sebagai anggota Gerakan Pramuka dan kader pembangunan bangsa dan negara.

Arti warna:
1) warna hijau melambangkan kesegaran hidup sesuatu yang sedang tumbuh.
2) warna merah melambangkan kemeriahan hidup sesuatu yang sedang berkembang.
3) warna kuning dan kuning emas melambangkan kecerahan hidup yang menuju ke keagungan dan keluhuran budi.
4) warna coklat melambangkan kematangan jasmani dan rohani, kedewasaan dan keteguhan.


Administrasi Gugus Depan


Macam manakah buku administrasi yang minimal harus dimiliki satuan Gugus Depan ?
Berikut ini jenis buku-buku administrasi antara lain :
a. Buku Induk berisi :
  1) Nama anggota serta golongannya
  2) Agama
  3) Tempat dan tanggal lahir
  4) Alamat
  5) Golongan darah
  6) Sekolah/pekerjaan
  7) Nama orang tua/wali
  8) Alamat orang tua/wali
  9) Pekerjaan orang tua/wali
10) Kegemaran (hobby)
11) Keterangan lain
b. Buku Keuangan
c. Buku acara kegiatan
d. Buku INventaris barang dan alat-alat perlengkapan milik gugusdepan
e. Buku agenda dan buku ekspedisi surat menyurat
 f. Buku harian berisi catatan tentang segala kegiatan, kejadian dan hal ikhwal sekitar gugusdepan
g. Berkas/kartu data pribadi setiap anggota
h. Buku risalah rapat/pertemuan

Sejarah Singkat Kepanduan

Sejarah Singkat Kepanduan Dunia
Untuk memahami hakikat kepramukaan,kita perlu mempelajari sejarah berdirinya dan berkembangnya kepanduan dunia.Sedangkan mempelajari sejarah pendidikan kepramukaan,kita tidak dapat lepas dari riwayat hidup pendiri kepanduan dunia,Lord Robert Baden Powell of Gilwell. Hal ini disebabkan karena pengalaman hidup beliaulah yang mengilhami pembinaan para remaja di Inggris. Pembinaan remaja inilah yang kemudian tumbuh berkembang menjadi Gerakan Pendidikan Kepanduan (Kepramukaan sekarang)
Pengalaman Baden Powell
Baden Powell lahir pada tanggal 22 Februari 1857 di London-Inggris. Namanya sesungguhnya ialah Robert Stephenson Smyth, ayahnya seorang Profesor Geometry di Universitas Oxford, bernama Baden Powell yang meninggal ketika Stephenson masih kecil.
Pengalaman-pengalaman Baden Powell sejak kecil yang berpengaruh pada adanya kegiatan kepanduan /kepramukaan banyak sekali dan cukup menarik,diantaranya :
a. ditinggal bapaknya sejak kecil,dan mendapatkan seorang pembinaan watak dari ibunya.
b. latihan keterampilan berlayar,berenang,berkemah,olahraga,dll didapat dari kakak-kakaknya.
c. Baden Powell sangat disenangi teman-temannya karena selalu gembira,lucu,cerdas,suka main music,bersandiwara,berolahraga,mengarang, dan menggambar.
d. pengalaman di India sebagai pembantu Letnan pada resimen 13 Kavaleri yang berhasil mengikuti jejak kuda hilang dan ditemukan di puncak gunung, serta keberhasilan melatih panca indra kepada Kimball-O’Hara
e. pengalaman terkepung bangsa Boer di kota Mafeking, Afrika Selatan 127 hari dan kekurangan makan
f. pengalaman mengalahkan kerajaan Zulu di Afrika dan mengambil kalung manic kayu milik raja Dinzulu
Pengalaman tersebut dutulisnya menjadi sebuah buku berjudul “Aids to scouting” yang sebenarnya member petunjuk kepada tentara muda Inggris agar dapat melakukan tugas penyelidikan dengan baik. Buku ini sangat menarik tidak hanya bagi para pemuda bahkan bagi orang dewasa.
Tn. William Smyth sebagai salah seorang pemimpin Boys Brigade di Inggris meminta agar Baden Powell melatih anggotanya sesuai dengan cara pengalaman beliau itu.Maka dipanggillah 21 orang pemuda dari Noys Brigade di berbagai daerah di Inggris, diajak berkemah dan berlatih di pulau Brownsea pada tanggal 25 Juli 1907 selama 8 hari. Tahun 1910, Baden Powell minta pension dari tentara dengan peringkat terakhir Letnan Jendral. Beliau mendapat title Lord dari Raja George pada tahun 1929. Baden Powell menikah dengan Olave St Clair Soames pada tahun 1912 dan dianugerahi tiga orang anak. Baden Powell meninggal pada tanggal 8 Januari 1941 di Nyeri,Kenya,Afrika.
Sejarah Kepramukaan Sedunia
1.      Pada awal tahun 1908, Baden Powell selalu menulis cerita tentang pengalamannya sebagai bungkus acara latihan kepramukaan yang dirintisnya. Kumpulan tulisannya itu kemudian terbit sebagai buku “Scouting for Boys”.Buku ini cepat tersebar ke seluruh negeri Inggris, bahkan ke Negara-negara lainnya dan berdirilah nama-nama organisasi Kepramukaan (yang semula hanya untuk anak laki-laki berusia penggalang) yang disebut Boy Scout
2.      Kemudian disusul organisasi kepramukaan putrid yang diberi nama Girl Guides atas bantuan Agnes adik perempuan Baden Powell dan kemudian diteruskan oleh Ny. Baden Powell
3.      Tahun 1916 berdiri kelompok Pramuka usia Siaga yang disebut CUB(anak serigala) dengan buku The Jungle Book,berisi cerita tentang MOWGLI anak didikan rimba (seorang anak yang dipelihara di hutan oleh induk serigala) karangan Rudyard Kipling sebagai cerita pembukus kegiatan CUB tersebut.
4.      Tahun 1918, Baden Powell membentuk ROVER SCOUT (Pramuka usia Penegak) untuk menampung mereka yang sudah lewat usia 17 tahun, tetapi masih senang giat di bidang Kepramukaan, Tahun 1922,Baden Powell menerbitkan buku Rovering to Success (Mengembara menuju bahagia) yang berisi petunjuk bagi para Pramuka Penegak dalam menghadapi hidupnya, agar mencapai kebahagiaan. Nuku itu menggambarkan seorang pemuda yang harus mengayuh sampannya sendiri menuju kepantai bahagia.
Dihadapannya terdapat karang-karang yang berbahaya, yaitu :
a.       Karang Perjudian
b.      Karang wanita
c.       Karang minuman keras dan merokok
d.      Karang mementingkan diri sendiri dan mengorbankan orang lain.
e.       Karang tidak berTuhan
5.      Tahun 1920 diselenggarakan Jambore Dunia,di arena Olympia, London. BP telah mengundang Pramuka dari 27 Negara,dan pada saat itu BP diangkat sebagai Bapak Pandu Sedunia (Chief Scout Of The World)
6.      Pada tahun 1914 BP mulai menulis petunjuk untuk kursus Pembina Pramuka. Rencana ini baru dapat dilaksanakan mulai tahun 1919 dari sahabatnya yang bernama W.F. de Bois Mac Leren,BP mendapat sebidang tanah di Chingford, yang digunakan sebagai tempat pendidikan Pembina Pramuka. Tempat ini terkenal dengan nama GILWELL PARK.
7.      Sejak tahun 1920 dibentuk dewan Internasional dengan 9 orang anggota dan Biro Sekretariatnya yang berada di London,Inggris. Pada Tahun 1958 Biro Kepramukaan Sedunia (Putera) dipindahkan dari London ke Ottawa di Canada, dan sekarang Biro  Kepramukaan Sedunia Puteri berada di lima kawasan, yaitu Eropa,Asia Pasifik,Arab,Afrika, dan Amerika Latin.

Sejarah Singkat Gerakan Pramuka Indonesia
Pendidikan Kepramukaan di Indonesia merupakan salah satu segi pendidikan Nasional yang tertinggi, yang merupakan bagian dari sejarah perjuangan bangsa Indonesia.Oleh karena itu,sejarah Kepramukaan di Indonesia perlu kita pelajari, yaitu dengan maksud :
1.      Agar mengetahui proses pembentukan dan perkembangan Gerakan Pramuka dan mengetahui pula peranan apa yang dilakukan dalam perjuangan bangsa Indonesia.
2.      Agar mengetahui dan menginsyafi kedudukan . Gerakan Pramuka dalam hubungan dengan sejarah perjuangan bangsa Indonesia.
3.      Agar dapat memahami kebijaksanaan dalam menyelenggarakan usaha pendidikan Kepramukaan di Indonesia.

Pada awal 1908,Mayor Jenderal Robert Baden Powell dari Inggris melancarkan suatu gagasan tentang pendidikan diluar sekolah untuk anak-anak Inggris, dengan tujuan supaya mereka menjadi manusia Inggris, warga Negara dan anggota masyarakat Inggris yang baik sesuai dengan keadaan dan kebutuhan kerajaan Inggris raya ketika itu.
Untuk itu beliau mengarang suatu buku yaitu buku “Scouting for Boys”. Buku itu memuat cerita pengalaman beliau dan latihan apa yang diperlukan untuk para Pramuka.
Gagasan BP itu sngat jitu, cemerlang, dan menarik sehingga dilaksanakan juga di Negara-negara lain. Diantaranya di Nederland, (Padvinder,Padvinderij). Oleh orang Belanda gagasan itu kemudian dibawa dan dilaksanakan juga dijajahannya disini (Nederland Oast Indie), dan didirikan oleh orang-orang Belanda di Indonesia organisasi yang bernama NIPV (Nederland Indische Padvinders Vereenigung = Persatuan Pandu-pandu Hindia Belanda). Oleh para pemimpin di dalam pergerakan nasional gagasan BP itu diambil alih, dan dibentuklah organisasi-organisasi kepanduan yang bertujuan membentuk manusia Indonesia yang baik yaitu menjadi kader pergerakan nasional yang baik. Didirikan bermacam-macam organisasi kepanduan antara lain JPO (Javanse Padvinders Organizatie),JJP (Jong Java Padvinders),HW(Hizbul Wathon),dsb. Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 menjadikan ajang persatuan para pemuda.Setelah mengalami goncangan-goncangan mengenai kepanduan dan pandu di Indonesia. Pada tahun 1961 berdirilah organisasi Gerakan Pramuka sebagai satu-satunya yang diakui oleh Negara. Adapun bapak Pramuka Indonesia adalah Sri Sultan Hamengkubuwono IX.